Total Penonton Kertas

Selasa, 03 September 2013

AKU (Tanda Tanya)

aku berjalan tanpa arah
kemana angin berhembus
ke sana aku terbang

aku berjalan tanpa arah
kemana air mengalir
ke sana aku menyelami

aku yang tanpa sayap
aku yang tanpa sirip

aku yang tanpa kamu

Minggu, 01 September 2013

Wangi

setiap kata seharusnya terucap bukan tanpa makna
bukan tanpa rasa

setiap kata yang keluar adalah penunjukmu
pembentuk dirimu

jika kata itu tak serupawan wajah yang kau tunjukkan
bukan tanpa alasan

raga ini menyingsingkan lengannya
meletakkan segala wanginya

menuju ke pusara semula
kekal

Sabtu, 02 Februari 2013

Selamat

Aku masih berharap kamu tetap di situ
Menapaki jalan, merengkuh asa
Meski tak lagi menungguku

Aku sedang berjalan
(terpaksa) ke arah yang lain
Tak lagi menyambut mentari

Aku sedang mencoba mengerti
Mengapa aku di sini, kau di situ?
Kenapa tak lagi sama?

Aku hanya ingin mengucap maaf
Jika ada setitik luka yang tertinggal
Jika kisah ini merusak sejarahmu

Selamat Jalan.

Rabu, 05 Desember 2012

Gemericik

Hujan,
dengarkan aku
beri aku sedikit ruang darimu
untuk berpadu denganmu
agar ia mengingatku
seperti ia menyukai kehadiranmu

Hujan,
lihatlah aku
tetes air mataku berada diantaramu
mereka jatuh karenanya
ia mencari jalan yang lain
tak berbelok ke arahku

Hujan,
tunggu aku
jangan pergi dulu
aku mau ikut denganmu
sebelum terang datang
menjemputku untuk menjadi nyata

Senin, 05 November 2012

Surat Ke Surga

Teruntuk Bapak tercinta.
Bapak, aku disini sedang mengingatmu. Aku selalu mengenangmu, mengenang kita yang pernah bersama.
Bapak, tanggal 23 Oktober kemarin aku resmi jadi sarjana. Yah, sarjana Bapak. Anak bungsumu ini sudah bergelar sarjana psikologi. Gelar ini kudapat atas kemudahan Allah, juga berkat doa dari orang-orang di dekatku.
Bapak, nama Bapak saat tasyakuran wisuda fakultas kemarin disebut. Bahwa aku adalah putri dari keluarga Bapak Munadjat (alm.). Senang rasanya mendengar nama Bapak disebut, tapi sedih pula. Sedih karena Bapak tak hadir disisiku, tak bisa menggenggam tangan anak perempuannya naik ke panggung untuk menerima transkrip. Aku iri melihat wisudawan yang lain hadir dengan orangtua yang lengkap, yang bangga mengantar anaknya. Namun sudah ada Ibu dan Mas juga cukup kok. Mereka terlihat sangat bangga. Aku sayang kalian.
Mengingat kata salah satu temanku, "he surely watching and being proud of you". He adalah Bapak.
Aku tahu Bapak selalu ada disini, di dalam hatiku.

Minggu, 04 November 2012

INI

bukan hanya kamboja yang mengingatkanku
bahkan nisan pun turut serta
membangunkanku untuk menepis waktu
kapan ini mulai dan berakhir masih angan
semoga tetap ada kamu disitu untuk merengkuhku